Jumat, 09 April 2010

Juventini Siap Melakukan Protes

Juventini Siap Melakukan Protes

Juventini, para supporter Juventus siap melancarkan protes ganda. Yang pertama menyangkut penampilan buruk Juventus, yang kedua terkait dengan kemungkinan mereka tidak bisa dating langsung ke stadion untuk mendukung tim kesayangan mereka dalam pertandingan besar antara Juventus melawan Inter Milan yang dikenal dengan nama Derby d'Italia pada 16 April mendatang.

Penampilan Juventus tengah menurun, di lima partai Seri A terakhir, pasukan kuda Zebra cuma mampu sekali menang yaitu ketika menghadapi Atalanta (28/3/2010). Sisanya adalah sekali imbang dan tiga kali kalah. Hasil teraktual adalah kekalahan telak 0-3 dari Udinese, kondisi itu membuat Juventus harus puas menempati papan tengah klasemen sementara Seri A.

Dalam laga melawan Cagliari akhir pekan nanti, kelompok suporter ultras siap untuk melakukan protes dengan mengosongkan tribun (curva) di mana biasa mereka tempati. Mereka juga menyerukan kepada pendukung lainnya untuk tidak menyaksikan pertandingan itu. Ini merupakan protes terhadap "kehancuran sebuah klub dengan sejarah besar oleh orang-orang yang tidak pantas mengelola Juventus," demikian diberitakan Football-Italia. Protes kedua dilakukan menyusul kemungkinan mereka tidak bisa mendampingi Juventus ketika melawat ke markas Inter Milan pada 16 April.

Cesc Fabregas Absen Sampai Akhir Musim

Cesc Fabregas Absen Sampai Akhir Musim

Arsenal tengah harap-harap cemas, pasalnya mereka kemungkinan kehilangan kapten tim sekaligus nyawa permainan Arsenal Cesc Fabregas hingga akhir musim. Pemain asal Spanyol itu diprediksi tidak bias tampil sampai akhir kompetisi Premier League musim 2009/2010.
Fabregas mengalami cedera ketika tampil dalam leg pertama perempatfinal Liga Champions melawan Barcelona. Dalam pertandingan itu, Fabregas mengalami cedera di akhir pertandingan akibat berbenturan dengan kapten Barcelona Carles Puyol.
Bila apa yang prediksi itu benar terjadi, maka perjuangan The Gunners untuk bersaing dengan Manchaster United dan Chelsea untuk memperebutkan gelas juara bakal semakin berat. Pasalnya mereka juga sudah ditinggalkan oleh beberapa pemain kuncinya seperti Wiliam Gallas dan Arshavin.

Minggu, 04 April 2010

Si “Nyonya Tua” Menyedihkan

Si “Nyonya Tua” Menyedihkan

Sebagai tim papan atas Italia dan Eropa sangat menyedihkan melihat penempilan Juventus musim 2009/2010, tidak satu pun gelar yang dapat mereka peroleh. Di ajang bergengsi Liga Champion mereka harus pergi setelah gagal di fase penyisihan karena kalah bersaing dengan Bordoeux ( Prancis ) dan Bayer Munchen ( jerman ).
Sama seperti di Liga Champion prestasi juventus di ajang domestik pun sangat buruk, pada awal musim penampilan Juventus sangat meyakinkan tapi penampilan mereka di paruh musim mulai menurun dan sampai pekan ke 31 mereka hanya mampu menempati posisi ke 7. Dari hasil 31 kali petandingan mereka hanya memperoleh hasil 14 kali menang, 6 kali seri dan 11 kali menelan kekalahan dengan poin 48 terpaut 18 poin dari pimpinan klasemen sementara Inter Milan dan terpaut 17 poin dari peringkat ke2 AS Roma.
Dengan poin yang mereka kumpulkan sekarang sudah menutup kemungkinan untuk Juventus untuk bersaing dengan Inter Milan memperebutkan gelar juara, Musim ini mereka hanya menargetkan finis diposisi 4 klasemen akhir agar tetap bias tampil diajang Liga Champion taun depan.